Liputan6.com, Jakarta – Honda City terbaru dijadwalkan rilis di India pada Juli nanti. Apakah model anyar ini sama persis dengan Honda City yang sudah lebih dulu rilis di Thailand?

Bocoran spesifikasi dan fitur sudah terungkap. Wujudnya sama, dengan berbagai ubahan pada eksterior.

Namun, soal fitur ditemukan beberapa diferensiasi yang membuatnya lebih komplet dari versi Thailand. Terutama pada sektor keselamatan berkendara.

Beda utamanya ada sunroof yang bikin nuansa makin mewah. Di dalam kabin terpampang panel instrumen semi digital 7 inci, yang merupakan perpaduan indikator analog dengan multi information display.

Di dalamnya tertanam Tyre Pressure Monitoring System (TPMS), memudahkan pemilik dalam mengetahui tekanan angin seluruh ban.

Kemudian sistem LaneWatch. Perangkat keselamatan berupa kamera yang diletakkan di tungkai spion samping pada area penumpang depan.

Ini menangkap imaji samping kiri mobil untuk ditampilkan di head unit, sehingga pengemudi bisa lebih leluasa memantau. Fitur lain yakni Alexa support, asisten virtual yang dapat diakses lewat perintah suara.

Diferensiasi lain menyangkut jantung mekanis. Kabarnya City di India disodorkan dua pilihan mesin 1,5 liter empat silinder Unit pertama berkode L15B tanpa turbocharger berteknologi i-VTEC.

Menciptakan tenaga puncak 121 PS di 6.600 rpm dan torsi tertinggi 145 Nm pada 4.300 Nm. Ini dipadukan pemindah gigi manual 6-speed atau CVT.

Tak Ada Pilihan Mesin Turbo
Lalu enjin turbodiesel i-DTEC yang menciptakan 100 PS pada 3.600 rpm dan momen puntir 200 Nm mulai 1.750 Nm. Hanya tersedia dalam opsi pemindah gigi manual.

Tidak ada opsi turbo untuk mesin bensin seperti di Thailand, yang dipasangkan pada mesin tiga silinder 1,0 liter. Torehan daya lebih besar dibanding mesin 1.5L NA, mampu memproduksi 122 PS dan 173 Nm.

Walau belum diungkap detail spesifikasinya, urusan dimensi tampak tidak berbeda, 4.553 x 1.748 x 1.467 mm (PxLxT). Lebih panjang 113 mm, melebar 53 mm dan tinggi tereduksi 10 mm dari versi terdahulu.

Begitu pula jarak sumbu roda yang memendek 11 mm menjadi 2.589 mm. Desain pun mengikuti. Bilah tebal di grille menghubungkan mata tajam yang terdiri dari barisan 9 segmen LED, dan dihiasi daytime running light panjang yang menyerupai alis dan sein berupa eyeliner di bawahnya. Inlet di bumper terpasang sebagai rumah foglamp tampak kekar.

Fitur Lainnya
Bokong tak kalah atraktif. Lampu rem membentuk huruf Z yang memanjang hingga ke samping bodi. Perangkat itu membingkai sein dan lampu mundur.

Bumper dibuat lebih membulat, dengan aksen outlet yang menjadi tempat menempelnya reflektor. Tercipta ilusi saluran udara yang terhubung ruang roda.

Pada eksterior samping, spion diposisikan ulang. Tak lagi di pilar, tapi melekat ke pintu, guna memberikan visibilitas lebih baik.

Untuk fitur lain yang sama, antara lain: keyless berpadu tombol start/stop, remote engine start, head unit layar sentuh 8 inci dengan konektivitas lengkap, Honda Connect telematics system, Vehicle Stability Control, Hill Start Assist, 6 kantung udara dan pelapis interior kulit.

Seluruhnya memastikan City kompetitif bersaing di pasar sedan. Lantas kapan model ini menyambangi Indonesia?

Sumber: Oto.com